Senin, 29 Juni 2015

Mengapa Harus Migrasi ke Linux

Mengapa kita harus pindah ke linux, yang pasti, yang pertama ada dipikiran kita adalah kata-kata :
1. Gratis
hehehe… benar sekali, dengan menggunakan linux kita akan terhindar beban lisensi yang sangat mahal, dengan menggunakan linux kita juga terhindar dari aplikasi-aplikasi yang harus kita beli dengan harga yang mahal pula. Padahal untuk kualitas sama-sama berkualitas baik dengan aplikasi yang ada di linux.
Bayangkan saja, kalau kita menggunakan windows ( yang asli ya gan, bukan yang bajakan), bisa menghabiskan biaya $356 – $1,291 (hitung sendiri kursnya, hehehe), apalagi yang saat ini versi terbaru yaitu windows 10. tidak hanya membeli Osnya saja yang mahal, tapi juga aplikasi pendukung yang juga sangat mahal.
Apa saja itu??? contoh saja microsoft office, yang harganya sekitar $223 – $1,091, kita juga harus membeli antivirus yang harganya sangat mahal. Yang lain pun sama, seperti adobe photoshop, corel, dll. Bayangkan saja, berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk membeli itu semua dibandingkan menggunakan linux.
2. Terhindar dari dosa mungkin yang kedua ini agak mainstream kata-katanya, ya betul. Sebagian orang yang menggunakan windows, khususnya di Indonesia, tidak mau membeli OS ini, dengan kata lain adalah mencuri, yaitu dengan crack. Nah, kalau kita menggunakan linux (yang gratis), kita tidak akan terjerat dalam kasus pencurian itu.
3. Linux itu open source (lisensi bebas) selain gratis, kita juga bisa merubah apa yang ada di dalam linux, kita bisa meremastering linux itu menjadi sebuah distro kita sendiri, yang pastinya itu sangat menyenangkan.
4. linux sangat aman dan antvirus tidak aneh komputer kita terserang oleh virus, dan sebagai contohnya adalah penulis sendiri, hingga suatu saat migrasi ke linux merasakan kenyamanan karena tidak ada virus yang masuk. lantas, linux itu aman???? benar sekali, linux sangat aman, dan sampai saat ini juga masih aman, karena bangunan sistem yang dibangun linux beda dengan windows. Virus windows tidak bisa membobol sistem linux, karena virus windows tidak bisa mengenali kode yang ada linux. Kenapa tidak diciptakan virus khusus linux? Pintar, “Hacker adalah pecinta linux”.
5. Linux itu mudah dan User friendly Mungkin pengguna windows akan berpikir bahwa linux itu rumit, penuh dengan kode, tidak user friendly. Mungkin itu adalah pernyataan yang benar, tapi ingat, itu adalah linux zaman dulu. Sekarang sudah diterapkan Desktop Environment seperti GNOME, UNITY, KDE, LXDE, yang mungkin itu semua lebih sempurna di bandingkan windows, yang hanya menerapkan satu tampilan saja untuk setiap versinya. Mungkin itu hanya segelintir kelebihan yang dimiliki linux.

disadur dari : http://www.linux.or.id/mengapa-harus-migrasi-ke-linux.html

Apa Yang Baru Di elementary OS Freya?

Setelah sukses dengan final release (stable) Luna, kini elementaryOS telah melangkah lebih jauh lagi dengan merilis versi stabil dari Freya (v0.3). Ada beberapa hal yang berubah di Freya yang merupakan perwujudan peningkatan dari versi sebelumnya, Luna (v0.2). Kenapa nomor versinya dimulai dari “0.x”? apa ini tidak stabil? tenang saja bung, karena website resminya sendiri sudah menyebutkan bahwa ini versi stabil.

Ini Dia Yang Baru Dari Freya

Para developer dari distro ini sangat takjub dengan versi yang baru selama ini. Daniel Fore mengatakan:
Freya is so freaking good and getting so much better that it makes Luna look like garbage.

I think it’s just as much better than Luna as Luna was better than Jupiter.
Luna memang lompatan yang besar dari Jupiter. Dan disempurnakan oleh hadirnya Freya
Tampilan desktop Freya
Tampilan desktop Freya

Untuk dekstop, Freya masih menggunakan Pantheon sebagai pion andalan untuk memanjakan mata para pengunanya. Namun, untuk Wing Panel dibuat untuk menyesuaikan transparansi. Saat jendela aplikasi yang sedang digunakan dimaksimalkan, maka Wing Panel akan berubah warna menjadi hitam secara otomatis. Selain itu, Slingshot yang menjadi launcher dari OS ini dibuat menjadi lebih intelligent dan efisien (lihat divideo). Misalnya kita mengetikkan operasi matematika seperti 100+80, maa akan muncul hasilnya yaitu 180 dengan ikon aplikasi kalkulator yang dapat diklik untuk membuka aplikasi tersebut.
Freya dilengkapi dengan kernel 3.13 dan sistem notifikasi yang baru. Misalnya saat anda selesai melakukan instalasi paket aplikasi menggunakan terminal, akan muncul notifikasinya. Bahkan dapat dikustomisasi. Lalu tampilan baru dari windows dan workspace switcher yang makin indah.
Freya juga dilengkapi dengan paket aplikasi default dengan versi terbaru seperti Files v0.2.0 (untuk pengelola berkas dan folder) Midori v0.5.9 (untuk peramban web), Terminal v0.3.1, Music v0.3.1, Audience v0.1 (untuk pemutar video), Software Center v13.10, Calendar v0.3 ada yang baru di Calendar ini, kita dapat mensingkronkannya dengan akun online seperti Google Calendar. Aplikasi lain seperti Simple Scan, Geary Mail, Document Viewer dan Scratch juga sudah diperbaharui.
Fitur tambahan lain antara lain lockscreen yang baru, wallpaper dan mendukung HiDPI. Kita juga dapat menambahkan akun online seperti Facebook, Google, dll.
Dengan munculnya Freya, versi terbaru dari elementaryOS, diharapkan dapat menambah kekuatan Linux diancah sistem operasi dunia.
elementaryOS Freya v0.3 dapat diunduh di website resmi eOS: http://www.elementary.io

disasur dari : http://www.linux.or.id/apa-yang-baru-di-elementary-os-freya.html

Bikin cloud storage ala Dropbox dengan OwnCloud

Sebenarnya ane bikin artikel ini karena banyak yang bingung dengan salah satu produk CloudKilat yang namanya KilatStorage. Mereka pikir KilatStorage itu mirip-mirip kek dropbox, padahal produk itu lebih mirip kek S3 punyanya Amazon. Tapi ga usah khawatir, kita tetap bisa punya cloud storage seperti dropbox kok dengan menggunakan salah satu layanan CloudKilat yaitu KilatVM pake cara yang akan kita bahas ini. Atau klo yang mo coba-coba atau cuman mau buat di jaringan lokalpun kita tetap dapat melakukannya.
Cloud storage semacam Dropbox ini menarik, karena kita dapat menyimpan file penting kita di cloud dapat menggunakannya sewaktu-waktu kapan saja kita butuh. Bisa pake komputer, pake hape, tablet atau apa aja. Masalahnya cloud storage seperti Dropbox ini disimpan di server yang kita tidak tau dimana, yang lebih perlu dipertanyakan apakah file kita tempat penyimpanannya menjadi satu dengan yang lain atau gimana? Susah dong klo misalnya kita mo pake buat kebutuhan perusahaan, atau misal kita punya koleksi foto cemceman yang ga bole orang tau #halah
Nah, artikel kli ini kita coba membahas cara membuat cloud storage seperti dropbox, aplikasi yang dipilih adalah owncloud. Sebenarnya banyak pilihan yang bisa digunakan, yang paling umum adalah owncloud dan seafile. Ane lebih prefer seafile, namun klo bicara kemudahan installasi owncloud jauh bisa diandalkan.
Ok, langsung aja deh. Pertama-tama kita siapkan bumbu-bumbunya #eh, perangkat pendukungnya. Kli ini distro yang saya gunakan adalah Centos 7. Ga akan ane ulas cara install Centosnya disini, dah pada tau kan caranya? ðŸ˜€
Install repository epel
yum update
yum install epel-release
Install aplikasi yang dibutuhkan, disini ane lebih memilih menggunakan mariadb sebagai database, bukan mysql
yum install -y httpd mariadb-server php php-mysql sqlite php-dom php-mbstring php-gd php-pdo php-json php-xml php-zip php-gd curl php-curl php-mcrypt php-pear
Aktifkan Apache dan MariaDB
service httpd start
service mariadb start
Pastikan apache dan mariadb otomatis aktif pada saat komputer di restart
systemctl enable httpd.service
systemctl enable mariadb.service
Hardening mariadb dengan menjalankan
mysql_secure_installation
Setup mariadb agar dapat digunakan oleh owncloud
mysql -uroot -p

CREATE DATABASE owncloud;
GRANT ALL PRIVILEGES ON owncloud.* TO 'nama'@'localhost' IDENTIFIED BY 'password';
FLUSH PRIVILEGES;
Tambahkan file config baru didalam folder konfigurasi Apache:
vi /etc/httpd/conf.d/owncloud.conf

<IfModule mod_alias.c>
Alias /owncloud /var/www/html/owncloud
</IfModule>
<Directory “/var/www/html/owncloud”>
Options Indexes FollowSymLinks
AllowOverride All
Order allow,deny
allow from all
</Directory>
Download aplikasi owncloud
wget https://download.owncloud.org/community/owncloud-8.0.0.tar.bz2
tar -xjf owncloud-8.0.0.tar.bz2
mv owncloud /var/www/html/owncloud/
Pastikan permission folder owncloud dapat dijalankan oleh apache, kemudian restart servicenya
chown -R apache.apache /var/www/html/owncloud/
service httpd restart
Done. Gampang kan? Tinggal mikirin hardening deh kek setup firewall dan lain-lain.
Kita sudah bisa menggunakan owncloud dengan membukanya dari browser http://namadomain.com/owncloud

disadur dari : http://www.linux.or.id/bikin-cloud-storage-ala-dropbox-dengan-owncloud.html