Senin, 29 Juni 2015

Microsoft Luncurkan Aplikasi Office untuk Android.

Microsoft secara resmi telah meluncurkan sebuah aplikasi Office untuk Android, lebih dari sebulan setelah Microsoft meluncurkan sebuah Office preview bagi pengguna Android. Peluncuran tersebut termasuk tiga aplikasi, yaitu Word, PowerPoint dan Excel, yang sebelumnya ketiga aplikasi tersebut telah tersedia pada pada Windows Phone dan iOs.
"Kita bersyukur untuk pengguna preview, karena dengan bantuannya kita mampu menguji aplikasi ini lebih dari 1900 pada ponsel Android yang berbeda di 83 negara," ungkap Kirk Koenigsbuer, Wakil Direktur perusahaan untuk aplikasi klien dan layanan tim. "Selama masa preview, kita telah mendengar dari seribu pengguna, dan lebih kurang dari sepekan kita mampu mengatasi tanggapan balik pada aplikasi yang kita launching hari ini."
Dengan menggunakan aplikasi ini, pengguna dapat melihat dan mengedit langsung dokumen mereka dengan fleksibel, serta menghadirkan presentasi powerpoint hanya dari smartphonenya. Tidak hanya itu, namun pengguna juga dapat dengan mudah menaruh dokumennya pada penyimpanan cloud, bahkan layanan seperti Dropbox atau dengan senang hati pengguna Android dapat menggunakan Google Drive.
Aplikasi baru ini akan menggantikan aplikasi Office Mobile yang lama dan akan membutuhkan perangkat minimal 1 GB RAM dan versi Android KitKat 4.4 ke atas. Untuk menjalankan di KitKat, perlu diingat bahwa hal itu dirancang untuk berfungsi pada perangkat dengan minimal 512 MB RAM. Jadi pastikan periksa milik Anda minimal 1 GB RAM sebelum menginstall aplikasi ini. Hal yang penting untuk dicatat juga bahwa versi Android M masih belum mendukung, jadi para pengembang preview Android M harusnya mungkin menonaktifkan instalasi aplikasi Office baru sampai tanggal update nanti.
Sementara aplikasi ini gratis hanya dengan memiliki akun Microsoft, pengguna yang memiliki Office 365 subscription akan mendapatkan akses sejumlah fitur tambahan ekstra yang ditujukan untuk kekuatan pengguna.
Sorotan untuk strategi aplikasi Microsoft ini membuat gelombang pada pasar market di area ini lebih daripada Windows Phone. Perusahaan kelihatanya telah menyadari bahwa Windows Phone belum sebegitu popouler, sehingga akan membuat mereka berpikir ulang untuk menjadi bagian dari pengalaman mobile pengguna tersebut. Bahkan, perusahaan-perusahaan telah membuat kesepakatan lebih dari 30 OEM untuk memiliki applikasi Office baru ini sebelum masuk instalasi. Perusahaan- perusahaan tersebut di antaranya termasuk seperti Samsung dan LG.
Perusahaan juga sebelumnya mengumumkan bahwa Cortana akan membuat caranya untuk Android dan Ios di masa mendatang, meskipun faktanya kedua sistem operasi ini telah memiliki masing-masing personal assistant seperti Siri dan Google Now. (Muhammad Agus)
disadur dari : http://nurulfikri.ac.id/index.php/artikel/item/917-microsoft-luncurkan-aplikasi-office-untuk-android

Augmented Reality

AR toolkit

Augmented reality(AR) agar dapat menyajikan informasi dengan benar ke dalam dunia nyata membutuhkan sebuah pendeteksian marker. Sistem perlu tahu dimana penggunanya dan apa yang pengguna cari. Biasanya, pengguna mengeksplorasi lingkungan melalui layar yang menggambarkan gambar dari kamera bersama dengan informasi yang dimunculkan. Jadi dalam hal ini, sistem perlu menentukan lokasi dan orientasi kamera lewat kaliberasi kamera, kemudian mampu memunculkan benda – benda virtual tepat ditempat yang benar.
Berikut adalah beberapa contoh jenis marker :
Marker Frame techniques_frame     :Kekuatan pelacakan penandaan marker sebagian besar terletak pada bingkai hitam yang terlihat seperti gambar disamping. Didalam binkai hitam tersebut dapat diisi dengan sesuatu gambar dan itu tidak akan mengganggu pendeteksian markernya.


techniques_splitMarker Split :Pada split marker pendeteksian terletak pada dua barcode yang terpisah atas dan bawah, yang selanjutnya mengurangi wilayah jarak barcode tersebut untuk mendefinisikan area marker.



techniques_gridMarker Dot :Menggunakan sebuah titik titik hitam yang berfungsi sebagai titik acuan untuk pelacakan marker.



Marker DataMatrix (ISO/IEC16022) :
DataMatrix adalah stechniques_datamatrixebuah standar ISO untuk 2D barcode. Studierstube Tracker mendukung penanda dengan pola DataMatrix tertanam. Oleh karena itu, marker dapat menyimpan sejumlah besar biner (misalnya model 3D sederhana) atau teks (misalnya URL) data.

ID markers  (simple-id and BCH) :
techniques_simpleid



Markers Template  (contoh : ARToolkit) :
HIRO

Beginilah Sejarah Teknologi Augmented Reality

Mobile AR
images from: blog.inner-active.com
Secara umum, Augmented Reality (AR) adalah penggabungan antara objek virtual dengan objek nyata. Sebagai contoh, adalah saat stasiun televisi,menyiarkan pertandingan sepak bola, terdapat objek virtual, tentang skor pertandingan yang sedang berlangsung.Menurut Ronald Azuma pada tahun 1997, Augmented Reality adalah menggabungkan dunia nyata dan virtual, bersifat interaktif secara real time, dan merupakan animasi 3D. Sejarah tentang Augmented Realitydimulai dari tahun 1957-1962, ketika seorang penemu yang bernama Morton Heilig, seorang sinematografer, menciptakan dan memapatenkan sebuah simulator yang disebut Sensorama dengan visual, getaran dan bau. Pada tahun 1966, Ivan Sutherland menemukan head-mounted display yang dia claim adalah, jendela ke dunia virtual.
Tahun 1975 seorang ilmuwan bernama Myron Krueger menemukan Videoplace yang memungkinkan pengguna, dapat berinteraksi dengan objek virtual untuk pertama kalinya. Tahun 1989, Jaron Lanier, memeperkenalkan Virtual Reality dan menciptakan bisnis komersial pertama kali di dunia maya, Tahun 1992 mengembangkan Augmented Reality untuk melakukan perbaikan pada pesawat boeing, dan pada tahun yang sama, LB Rosenberg mengembangkan salah satu fungsi sistem AR, yang disebut Virtual Fixtures, yang digunakan di Angkatan Udara AS Armstrong Labs, dan menunjukan manfaatnya pada manusia, dan pada tahun 1992 juga, Steven Feiner, Blair Maclntyre dan dorée Seligmann, memperkenalkan untuk pertama kalinya Major Paper untuk perkembangan PrototypeAR.
Pada tahun 1999, Hirokazu Kato, mengembangkan ArToolkit di HITLab dan didemonstrasikan di SIGGRAPH, pada tahun 2000, Bruce.H.Thomas, mengembangkan ARQuake, sebuah Mobile Game AR yang ditunjukan di International Symposium on Wearable Computers.
Pada tahun 2008, Wikitude AR Travel Guide, memperkenalkan Android G1 Telephone yang berteknologi AR, tahun 2009, Saqoosha memperkenalkan FLARToolkit yang merupakan perkembangan dari ArToolkit. FLARToolkit memungkinkan kita memasang teknologi AR di sebuah website, karena output yang dihasilkan FLARToolkit berbentuk Flash. Ditahun yang sama, Wikitude Drive meluncurkan sistem navigasi berteknologi AR di Platform Android. Tahun 2010, Acrossair menggunakan teknologi AR pada I-Phone 3GS.
Bidang-bidang yang pernah menerapkan teknologi Augmented Reality adalah:
  1. Kedokteran (Medical): Teknologi pencitraan sangat dibutuhkan di dunia kedokteran, seperti misanya, untuk simulasi operasi, simulasi pembuatan vaksin virus, dll. Untuk itu, bidang kedokteran menerapkan Augmented Reality pada visualisasi penelitian mereka.
  2. Hiburan (Entertainment): Dunia hiburan membutuhkan Augmented Reality sebagai penunjang efek-efek yang akan dihasilkan oleh hiburan tersebut. Sebagai contoh, ketika sesorang wartawan cuaca memperkirakan ramalan cuaca, dia berdiri di depan layar hijau atau biru, kemudian dengan teknologi augmented reality, layar hijau atau biru tersebut berubah menjadi gambar animasi tentang cuaca tersebut, sehingga seolah-olah wartawan tersebut, masuk ke dalam animasi tersebut.
  3. Latihan Militer (Military Training): Militer telah menerapkan Augmented Reality pada latihan tempur mereka. Sebagai contoh, militer menggunakan Augmented Reality untuk membuat sebuah permainan perang, dimana prajurit akan masuk kedalam dunia game tersebut, dan seolah-olah seperti melakukan perang sesungguhnya. 
  4. Engineering Design: Seorang engineering design membutuhkan Augmented Reality untuk menampilkan hasil design mereka secara nyata terhadap klien. Dengan Augmented Reality klien akan tahu, tentang spesifikasi yang lebih detail tentang desain mereka.
  5. Robotics dan Telerobotics: Dalam bidang robotika, seorang operator robot, mengunnakan pengendari pencitraan visual dalam mengendalikan robot itu. Jadi, penerapan Augmented Reality dibutuhkan di dunia robot.
  6. Consumer Design: Virtual reality telah digunakan dalam mempromsikan produk. Sebagai contoh, seorang pengembang menggunkan brosur virtual untuk memberikan informasi yang lengkap secara 3D, sehingga pelanggan dapat mengetahui secara jelas, produk yang ditawarkan. (Anggriyadi,2012)
Di Indonesia sendiri, terdapat perusahaan MonsterAR yang telah mampu menggunakan dan mengembangkan teknologi ini, anda dapat melihat di website nya http://monsterar.net, Augmented Reality yang dapat dikembangkan mencakup Mobile Application, Augmented Reality Games maupun Augmented Reality Event.
disadur dari : http://augmentedrealityindonesia.com/ 

Minggu, 28 Juni 2015

virtual media content (VMC)

assalamulaykum sobat semua :) , apa kabarnya hari ini, semoga selalu dirahmati Allah SWT ya sobat :) .
kali ini saya akan sedikit bercerita tentang virtual media content (VMC) dan Augmented Reality (AR), yuk kita simak dibawah ini sobat :)

augmented reality adalah salah satu teknologi yang sedang berkembang saat ini, dimana kita bisa memunculkan berbagai macam karakter baik binatang atau apapun dalam bentuk 3D dan dapat dilihat seperti nyata dengan menggunakan aplikasi yang mendukung AR.

virtual media content adalah salah satu content yang di kembangkan oleh DPS NURUL FIKRI dalam pembelajaran dengan menggunakan augmented reality sebagai metode pembelajarannya.

dalam virtual media content atau biasa disebut VMC ini, dapat digunakan dalam beberapa pembelajaran khususnya untuk anak-anak SD atau SMP yang memang masih sangat senang belajar dan berimajinasi.

ada beberapa aplikasi yang bisa digunakan untuk pembuatan AR ini, dimana ada yang berbayar  dan ada juga yang tidak berbayar alias gratis, namun sebelumnya kita harus membuat design dari materi yang kita inginkan menggunakan aplikasi-aplikasi pembuat 3D seperti 3Ds Max atau google sketchup, hanya saja apabila ingin hasil dari 3D kita memiliki animasi nya saya sarankan menggunakan 3Ds Max saja :D.

pada pembuatannya, ada beberapa tahap untuk pembuatan VMC ini, yaitu
*pembuatan 3D,
*pembuatan animasinya (bila diperlukan)
*mengeksport file 3D dan animasi ke dalam format .mesh
*memasangkan 3D pada paddle agar bisa dimunculkan :)

mungkin hanya itu dulu sedikit perkenalan tentang VMC, insyaAllah nanti akan ada sedikit penjelasan tentang pembuatan VMC nya :D
untuk info tentang VMC lebih lanjut coba sobat cek di dps.nurulfikri.ac.id :D
semoga bermanfaat ya sobat semua wassalamualaykum :)